Jumat, 23 Oktober 2015

Proses Perakitan PC


MERAKIT/MENGINSTALASI KOMPUTER (Personal Computer)


Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana melakukan perencanaan, pembelian dan perakitan sebuah personal PC dengan proses yang benar. Dengan artikel ini diharapkan pembaca dapat dengan mudah mendapatkan panduan dalam melakukan perakitan PC. Dalam langkah perakitan PC ada beberapa item yang harus dilakukan, diantaranya :
  1. Perencanaan kebutuhan dan spesifikasi.
  2. Melakukan instalasi komponen PC.
  3. Menerapkan keselamatan kerja dalam merakit komputer.
  4. Mengatur dan aktivasi komponen PC melalui setup BIOS.
  5. Menyambung  periferal (perangkat selain komponen PC) ke PC.
  6. Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasanan periferal.
PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN SPESIFIKASI
Jika anda merencanakan membeli sebuah komputer (Personal Computer), hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perencanaan tentang komputer seperti apa yang anda butuhkan. Apakah komputer tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan mengetik sehari-hari atau digunakan untuk kebutuhan yang lebih berat misalnya untuk server atau PCgame.  Hal tersebut yang perlu dipikirkan sebelum kita membeli komputer supaya kita tidak menyesal setelah membelinya. Memang ada sebagian orang yang berfikir untuk membeli komputer dengan spesifikasi yang tinggi dengan anggapan supaya tidak terlalu ketinggalan untuk 3-5 tahun yang akan datang. Untuk memudahakan perencanaan kebutuhan komputer, kita bisa menggunakan/download form perencanaan pc di bawah ini
PERENCANAAN COM
Form Perencanaan Komputer. Download disini
Catatan :
Pada saat kita merencanakan sebuah personal komputer dengan processor AMD di dalamnya, maka kita harus memilih sebuah mainboard/motherboard yang memang khusus untuk processor AMD. Jika tidak, maka processor tidak akan bisa dipasang pada socket processor pada mainboard. 
MELAKUKAN INSTALASI KOMPONEN PC
Jika anda sudah tepat dan benar dalam merencanakan kebutuhan personal komputer, maka kita bisa langsung untuk melakukan perakitan dan instalasi komponen PC. Dalam pembahasan kali ini, kita anggap semua hardware yang dibutuhkan sudah tersedia dan kita bisa langsung melaksanakan proses perakitan. Untuk itu kita perlu mempersiapkan alat dan bahan yang dibutukan pada saat proses perakitan.
AlatBahan
1. Cutter1. Chase dan Power Supply
2. Obeng +2. Mainboard
3. Multimeter3. RAM
4. Jumper4. Harddisk
5. DVD Drive
6. Thermal compound
7. Keyboard
8. Mouse
9. Processor
Adapun langkah kerjanya adalah sebagai berikut.
Membuka paket dari pembungkusnya
Dalam merakit PC kita akan berajar bagaimana cara aman membuka case komputer, menginstal power supply, menginstalasi komponen pada Motherboard, instalasiMotherboard, instalasi drive internal, drive eksternal.
Langkah-langkah utama dalam melakukan instalasi PC /perakitan PC :
  1. Menginstalasi processor
  2. Menginstalasi RAM (Random Access Memory)
  3. Menginstalas Power Supply
  4. Mengnstalasi Motherboard
  5. Menginstalasi optical drives
  6. Menginstalas hard drive
  7. Konfigurasi BIOS dan program setup BIOS
Menginstalasi Processor
Sebelum melakukan instalasi processor hendak perlu diingat masalah keselamatan kerja berkaitan dengan ESD (Electrostatic Discharge) yang bisa menimbulkan kerusakan pada komponen PC. Oleh karena itu sangat dianjurkan instalator menggunakan pengaman berupa Electrostatic Wrist Strap (gelang anti statik) sebagai keamanannya, atau dengan cara lain untuk menghilangkan efek listrik statis di tubuh kita dengan menyentuhkan tangan kita ke lantai/chase.
gelang anti static
gelang anti statik
Saat melakukan instalasi sebuah processor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama chip processor harus dalam keadaan benar saat kita pasang pada socket Motherboard. Kedua jangan melakukan pemasangan processor dalam keadaan suhu masih dalam keadaan panas karena dapat merusak processor atau bahkan Motherboard. Langkah menginstalasi processor pada Motherboard :
  1. Pada saat memasang processor pada socket Motherboard kaki A1 pada processor sering digunakan untuk mengidentifikasi salah satu sudut dari processor sehingga dapat membantu memasang processor pada socket Motherboard dengan benar. Processorsudah di desain memiliki tanda sebuah titik atau segitiga atau adanya pin yang kosong pada salah satu sudutnya.
    Tanda pin A1 pada processor
    Tanda pin A1 pada processor
  2. Sebelum memulai instalasi processor pastikan lengan pengunci socket padamotherboard tidak dalam keadaan terkait pada pengait socket, karena processor tidak akan bisa terpasang saat socket dalam keadaan terkunci.
    Socket masih keadaan terkunci
    Socket masih dalam keadaan terkunci
    buka pengait socket
    Buka lengan pengait socket
Buka penutup socket
Buka penutup socket
  1. Olesi thermal compound pada permukaan atas processor secara merata. Jangan terlalu tipis atau bahkan terlalu tebal pada saat mengolesi processor dengan thermal compound. Pastikan thermal compound merata ketebalannya pada seluruh permukaanprocessor, tidak ada yang tipis pada suatu bagian dan tebal pada bagian yang lain.
    Processor sebelum diolesi thermal compound
    Processor sebelum diolesi thermal compound
    Olesi permukaan processor dengan thermal compound
    Olesi permukaan processor dengan thermal compound
  2. Pasang processor pada socket Motherboard. Pastikan bahwa processor dalam kedudukan  yang benar dan jangan menekan dengan paksa processor pada socketkarena akan menyebabkan kerusakan/bengkoknya kaki pada processor atau pin padasocket Motherboard.
    Tempatkan processor pada socket Motherboard
    Tempatkan processor pada socket Motherboard
  3. Jika processor sudah pada posisi yang benar pada socket Motherboard, tutup penutupsocket Motherboard
    Kunci processor
    Tutup penutup socket Motherboard
  4. Kunci socket processor dengan memasang lengan pengunci pada kait pengunci socket.
    Kaitkan lengan pengunci socket processor
    Kaitkan lengan pengunci socket processor
  5. Pasang Heatsink dan fan (kipas)  pada  processor. Saat mengunci kaki heatsink hendak diperhatikan cara pengunciannya.
    Pastikan kaki heatsink tidak dalam keadaan terkunci
    Pastikan kaki heatsink tidak dalam keadaan terkunci
    Masukkan kaki heatsink pada lubang dudukan Motherboard
    Masukkan kaki heatsink pada lubang dudukan Motherboard
    Penguncian kaki prosesnya harus menyilang dan untuk mengunci dengan cara ditekan dan diputar ke arah kanan
    Penguncian kaki prosesnya harus menyilang dan untuk mengunci dengan cara ditekan dan diputar ke arah kanan
    Kunci kaki 1 heatsink
    Kunci kaki penunci 1 pada heatsink
    Kunci kaki pengunci  2 heatsink
    Kunci kaki pengunci 2 heatsink
    Kunci kaki pengunci  3 pada heatsink
    Kunci kaki pengunci 3 pada heatsink
    Kunci kaki pengunci 4 pada heatsink
    Kunci kaki pengunci 4 pada heatsink
    Pasang power fan processor
    Pasang power fan processor
    Heatsink dan fan terpasang dengan benar
    Heatsink dan fan terpasang dengan benar
Menginstalasi RAM
Sebelum melakukan instalasi RAM (Random Access Memory) hendak perlu diingat masalah keselamatan kerja berkaitan dengan ESD (Electrostatic Discharge) yang bisa menimbulkan kerusakan pada komponen PC. Oleh karena itu sangat dianjurkan instalator menggunakan pengaman berupa Electrostatic wrist strap (gelang anti statik) sebagai keamanannya, atau dengan cara lain untuk menghilangkan efek listrik statis di tubuh kita dengan menyentuhkan tangan kita ke lantai/chase PC. Fungsi untuk menetralkan tubuh kita dari listrik statis, supaya menghindarkan kerusakan komponen saat kita menyentuh kaki/pin komponen tersebut.
Langkah menginstalasi RAM :
  1. Buka pengunci slot ram (SIMM/DIMM). Untuk kasus ini kita menggunakan sebuahMotherboard dengan slot DIMM
    Slot DIMM masih terkunci
    Slot DIMM masih terkunci
    Membuka pengunci slot DIMM, ikuti petunjuk
    Membuka pengunci slot DIMM, ikuti petunjuk anak panah
  2. Pastikan bahwa jenis RAM sesuai dengan slot SIMM/DIMM, dengan mencocokkan sekat pada kaki RAM dan slot SIMM/DIMM
    Pastikan sekat pada kaki RAM sesuai dengan slot pada SIMM/DIMM
    Pastikan sekat pada kaki RAM sesuai dengan slot pada SIMM/DIMM
  3. Pasang RAM (Random Access Memory) pada slot RAM. Pada saat memasukkan RAM pada slot memori, gunakan kedua ibu jari untuk menekan RAM pada kedua ujung RAM dan pastikan penekanannya secara bersama-sama. Menekan RAM dengan ibu jari secara bersama akan menghindarkan kerusakan fisik slot SIMM/DIMM pada Motherboard.
    Tempatkan RAM sejajar dengan slot SIMM/DIMM
    Tempatkan RAM sejajar dengan slot SIMM/DIMM
    Tekan RAM pada kedua ujung menggunakan ibu jari secara bersama-sama . Ikuti petunjuk panah
    Tekan RAM pada kedua ujungnya menggunakan ibu jari secara bersama-sama . Ikuti petunjuk panah, sampai pengunci slot SIMM/DIMM tertutup
    Ram akan masuk dengan benar, jika posisi pengunci slot dalam keadaan tertutup
    Ram akan masuk dengan benar, jika posisi pengunci slot dalam keadaan tertutup
Menginstalasi Power Supply
Sebelum kita melakukan instalasi power supply, ada baiknya kita melakukan pengecekanpower supply apakah dalam keadaan hidup atau mati, meskipun power supply tersebut baru. Hal yang perlu diperhatikan saat kita membeli power supply pastikan bahwa power supply dalam keadaan baik. Pengecekan dengan cara cepat adalah seperti langkah di bawah ini :
  1. Colokkan kabel power pada power supply dengan PLN
    Tancapkan kabel power pada stop kontak PLN
    Tancapkan kabel power pada stop kontak PLN
  2. Siapkan main connector power supply
    Main connector power supply
    Main connector power supply
  3. Siapkan jumper yang terbuat dari seutas kabel yang kedua ujungnya sudah dikupas
    Jumper, dibuat dari seutas kabel yang ujungnya dikupas
    Jumper, dibuat dari seutas kabel yang ujungnya dikupas
  4. Colokkan salah satu ujung kabel jumper pada main connector kabel berwarna hijau
    Collokkan salah satu ujung jumper pada kabel main connector berwarna hijau
    Colokkan salah satu ujung jumper pada kabelmain connector berwarna hijau
  5. Colokkan ujung jumper satunya pada main connector kabel berwarna abu-abu
    colokkan  kabel jumper pada main connector kabel berwarna abu-abu
    colokkan kabel jumper pada main connectorkabel berwarna abu-abu
  6. Perhatikan fan/kipas pada power supply apakah hidup atau mati. Kalau fan/kipas power supply berputar berarti power supply dalam keadaan hidup, jika tidak berarti power supply bermasalah/mati
    Fan/kipas tidak berputar, berarti power supply bermasalah
    Fan/kipas tidak berputar, berarti power supply bermasalah/mati
    Fan/kipas berputar, berarti power supply dalam keadaan normal
    Fan/kipas berputar, berarti power supplydalam keadaan hidup
Langkah menginstalasi power supply pada chase :
  1. Buka kedua penutup samping chase
    Buka kedua penutup samping chase
    Buka kedua penutup sampingchase
  2. Masukkan power supply pada dudukan chase. Perlu diperhatikan sesuai dengan keselamatan kerja, bahwa pemasangan power supply pada chase harus dalam keadaanchase berdiri. Banyak orang memasang power supply dengan posisi chase tidur. Pemasangan power supply dalam kondisi tidur akan menyulitkan saat kita memasang baut pengunci, bahkan lebih fatal lagi alur baut dan lubang baut pada chase bisa rusak
    pasang power supply pada dudukan chase sesuai dengan arah panah
    pasang power supply pada dudukan chase sesuai dengan arah panah
  3. Pasang kedua baut power supply pada posisi paling atas terlebih dahulu. Kita memasang baut power supply paling atas terlebih dahulu dikarenakan, bagian bawahpower supply sudah disangga oleh dudukan chase. Jika kita memasang dua baut posisi bawah maka berakibat bengkoknya baut dan rusaknya lubang baut chase posisi bawah, dikarenakan tumpuan power supply pada posisi bawah
    Pasang dua baut power supply  posisi atas pada chase
    Pasang 2 baut power supply posisi atas pada chase
  4. Pasang dua baut power supply pada posisi bawah pada chase.
    Pasang 2 baut power supply bagian bawah pada chase
    Pasang 2 baut power supply bagian bawah padachase
  5. Pastikan bahwa power supply sudah terinstalasi dengan benar.
    Instalasi power supply telah selesai
    Instalasi power supply pada chase telah selesai
Share:

0 komentar:

Posting Komentar